Sejarah Lazuardi

Sekolah-sekolah di lingkungan Yayasan Lazuardi Hayati dimulai dengan pendirian TK Islam Kanita pada tahun 1994 di Cinere oleh Ibu Lubna Assagaf. Setahun kemudian, yaitu pada tahun 1995, menyusul berdiri Pra-TK.

TK yang semula hanya memiliki sekitar 20 (dua puluh) orang siswa dan menempati dua ruangan rumah Ibu Lubna sebagai tempat belajarnya, terus mengalami perkembangan. Jumlah siswa kian bertambah sehingga pada tahun 2000 Pra-TK/TK Islam Kanita menempati gedung baru yang dilengkapi sarana dan prasarana yang memadai, bersama SD Islam Lazuardi yang baru didirikan.

Kemudian, nama Pra-TK/TK dan TK disesuaikan menjadi Pra-TK/TK Islam Lazuardi. Dalam perkembangan selanjutnya, Yayasan Lazuardi Hayati mengubah nama sekolah menjadi Lazuardi Global Islamic School (Lazuardi GIS), yakni sekolah Islam yang berwawasan global. Hal ini merupakan salah satu bentuk adaptasi Lazuardi terhadap perkembangan yang terjadi di dunia pendidikan.

Tahun-tahun bersejarah Lazuardi berikutnya adalah :

  • 2004
    • Berdiri cabang Lampung dengan nama Lazuardi Haura
  • 2005
    • Membuka SMP di kompleks Cinere
    • Berdiri cabang TK dan SD Meruya, Jakarta Barat dengan nama Lazuardi Cordova.
  • 2006
    • berdiri cabang TK dan SD Solo bernama Lazuardi Kamila
  • 2008
    • Membuka cabang SMP di Cilandak, Jakarta Selatan
    • Berdiri cabang TK Condet, Jakarta Timur dengan nama Lazuardi Karima.